MENGENAL ATTUNEMENT REIKI

MENGENAL ATTUNEMENT REIKI

Attunement, suatu istilah yang tidak asing dalam dunia Reiki, khususnya Reiki yang tersebar di Amerika dan sekitarnya. Dikatakan bahwa ketika seseorang ingin mempelajari Reiki, ia harus menerima attunement terlebih dahulu dari Master Reiki nya.
Jadi, apakah attunement itu?
Attunement dalam Bahasa Indonesia berarti selaras. Didalam dunia Reiki, attunement adalah suatu proses dimana seorang Master Reiki menyelaraskan energy siswa-nya dengan energy Reiki secara permanen sehingga siswa dapat memiliki hak akses energy Reiki dan dapat menyalurkannya untuk diri sendiri maupun untuk oranglain dengan berbagai macam tujuan.
Kalau kita menilik kembali sejarah Reiki, Sensei Usui-pun di-attune secara alami oleh alam semesta sebagai salah satu bentuk anugrah dari Tuhan YME, dan Sensei Usui-pun memberikan Attunement (Reiju) kepada para siswanya agar para siswanya dapat menggunakan Reiki dalam kehidupan sehari-harinya untuk mencapai kondisi tubuh yang prima dan kesadaran spiritual yang semakin baik. Dari pola diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa attunement merupakan suatu ritual/tradisi yang bersifat turun temurun dari Sensei Usui (atau founder suatu sistem energy) sebagai sebuah proses awal untuk menggunakan Reiki sebagai sebuah metode pendayagunaan energy.
Proses attunement ini bisa di-ilustrasi-kan seperti seseorang yang membeli sebuah televisi baru dan ingin menonton siaran televisi tertentu dari TV barunya. Sebelum ia dapat menonton tayangan televisi, ia harus men-setting channel TV nya terlebih dahulu, ia harus mencari frekuensi siaran yang tepat agar gambar yang muncul di TV terlihat jernih dan suaranya terdengar jelas. Setelah frekuensinya didapat, ia harus save frekuensi tadi pada channel tertentu sesuai angka yang tertera pada remote, misalnya frekuensi 123 UHF (siaran TV ABC) disave pada channel 3, maka setiap kita menekan tombol 3 pada remote, secara otomatis antenna akan menangkap sinyal frekuensi 123 UHF, sehingga siaran TV ABC dapat muncul di layar TV dengan jelas dan jernih.
Begitupun dengan attunement, seorang Master Reiki akan membuka jalur energy (nadi) pada tubuh siswa agar energy Reiki bisa masuk dengan baik kedalam tubuh eterik siswa, serta men-setting pusat-pusat energy (chakra) pada tubuh siswa agar frekuensi-nya sesuai dengan frekuensi energy Reiki. Setelah frekuensi yang tepat didapat, maka frekuensi baru ini akan di save pada seluruh chakra siswa dan pada alam bawah sadar siswa, sehingga setiap kali siswa meniatkan mengakses energy Reiki dan menyalurkannya, maka pada saat itu juga akan terjadi! Energy-nya tidak akan pernah habis dipakai, karena praktisi Reiki hanyalah sekedar media penyalur energy saja dari sebuah sumber energy yang tidak terbatas.
Sebelum siswa menerima attunement sebaiknya siswa sudah siap dan mantap untuk menerima attunement dari Master Reiki-nya. Jika belum siap, sebaiknya siswa menanyakan dahulu hal-hal yang membuatnya ragu dan bimbang. Tanyakan saja kepada calon Master anda mengenai sejarah reiki yang akan anda pelajari, atau hal apapun yang membuat anda kurang yakin dalam menerima energy nanti. Kondisi fikiran dan jiwa siswa dan Master pada saat attunement sangat penting sekali, harus ada rasa saling percaya satu sama lainnya, bahwa masing-masing pihak akan melakukan yang terbaik demi kesuksesan attunement.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah poin-poin yang biasanya saya berikan kepada siswa-siswa Reiki yang akan menerima attunement dari saya:
• Persiapkan diri anda sebaik mungkin, ikuti intuisi anda (misal, sebelum menerima attunement kata hati anda mengatakan untuk mandi/wudhu dahulu silahkan dikerjakan, atau membakar dupa/aromaterapi dahulu silahkan, atau ingin memakai baju berwarna khsusus, ikuti bimbingan higher self anda, ia lebih tahu apa yang anda butuhkan)
• Siapkan ruangan yang tenang (jauh dari kebisingan dan gangguan)
• Lepaskan semua aksesoris tubuh yang berbahan metal (cincin, kalung dsb)
• Lakukan pelenturan-pelenturan tubuh agar siap dalam posisi meditasi selama 15-30 menit
• Duduklah di bangku atau dengan bersila, yang penting keadaan punggung tidak membungkuk (usahakan jangan tegang, tegak tapi rileks)
• Kedua telapak tangan posisikan diatas paha dengan telapak tangan menghadap keatas
• Tarik nafas panjang dan hembuskan perlahan-lahan melalui hidung, lakukan sampai tubuh terasa nyaman dan rileks
• Berdo’a kepada Tuhan YME mohon izin, bimbingan, kesuksesan, dan perlindungan selama dan sesudah proses angkur/meditasi
• Lalu mulai dengan membaca afirmasi: “Saya terima attunement Reiki … tingkat … dari Master Heru Sumantri sercara penuh, utuh, dan sempurna, terjadilah… Terimakasih..”
• Nikmati proses attunement dalam meditasi (selama penerimaan attunement anda boleh berdzikir, berdoa, membayangkan hal-hal yang indah, atau sekedar merasakan sentuhan-sentuhan energy pada tubuh anda)
• Setelah selesai ungkapkan rasa syukur kepada Tuhan YME, dan gerakan tubuh perlahan. Minum 3 gelas air mineral agar anda ter-grounding-kan kembali..
Apa yang terjadi pada saat attunement? Energy Reiki akan menyelaraskan pusat-pusat energy tubuh anda, membuka dan membersihkan jalur energy anda, membersihkan aura anda, dan perlahan mulai menyembuhkan segala macam penyakit pada tubuh fisik, mental, emosional dan spiritual anda. Olehkarenanya, tidaklah aneh jika selama prosesi attunement berlangsung anda merasakan aliran hangat atau sejuk dipunggung atau dada serta kedua telapak tangan.. atau rasa gremet-gremet di ubun-ubun anda.. itu adalah hal yang wajar.
Sebelum saya mengakhiri artikel ini, satu hal yang perlu diingat oleh siswa pemula dalam Reiki, jika anda tidak merasakan apapun ketika attunement berlangsung, itu bukan berarti attunementnya gagal. Untuk pemula yang memang tidak peka terhadap energy, sensasi tidak penting! Yakinkan dahulu diri anda, bahwa anda percaya Master anda akan melakukan yang terbaik untuk anda, dan andapun berusaha dengan baik menerimanya, lalu latihlah selama beberapa waktu secara kontinyu tanpa putus. Anda akan merasakan hasilnya, dan insha allah kemampuan kepekaan energy anda pun akan semakin meningkat.

SENSIVITAS PASKA ATTUNEMENT
“Saya telah mengikuti attunement dengan baik hanya saja saya tidak merasakan sensasi apa-apa pada tubuh saya. Apakah attunement tadi berhasil atau gagal? Selama proses attunement saya merasakan sensasi badan seperti menggelembung, membengkak, ada aliran energi yang merambat sepanjang tulang sumsum belakang dan kedua tangan bergerak sendiri. Setelah itu saya merasakan ada aliaran hawa sejuk mengelilingi kepala bergerak ke tubuh. Namun setelah attunement selesai saya mencoba latihan dasar pertama dengan self healing. Ada aliran hawa panas diselingi dingin silih berganti keluar lewat telapak tangan. Baru beberapa hari setelah itu ketika saya mencoba self healing lagi tetapi sudah tidak merasakan sensasi energi lagi. Apa ada yang salah diri saya. Langkah apa selanjutnya untuk mengatasi masalah tadi?” Demikianlah sekelumit pertanyaan dari ratusan pertanyaan klasik yang telah sehat dengan kundalini reiki terima dari para sahabat semua di blog ini. Sepertinya masih ada pertanyaan lain seputar praktek reiki, namun bila ditelaah dari ratusan pertanyaan tadi muaranya hanya satu yaitu adanya sensasi reiki dalam diri para praktisi reiki.
Praktek meditasi sangat dianjurkan dalam belajar reiki. Mengaktipkan chakra utama agar tubuh sensitif merespon energi reiki.Baiklah sehat dengan kundalini reiki jawab secara garis besar bahwa bagi seseorang yang sensitif setelah memperoleh attunement, orang itu akan merasakan getaran energi pada kedua telapak tangannya apabila diniatkan reiki mengalir. Terkadang keluarnya energi besarnya sama dari kedua telapak tangan. Bahkan dari tangan kiri pun sensasi energi lebih kuat bila dibandingkan dengan tangan kanan. Kenapa bisa begitu yah? Getaran atau vibrasi keluarnya energi melalui kedua telapak tangan tadi juga dirasakan ketika yang bersangkutan mempraktekkan reiki baik self healing atau healing tatap muka dengan pasien di mana sensasi tadi tidak saja di bagian kedua telapak tangan saja melainkan juga menjalar ke seluruh tubuh sehingga keluar keringat dari tubuh praktisi reiki yang sedang menyalurkan energi ini.
Namun bagi Anda sahabat sehat dengan kundalini reiki yang telah mengirim komentar kepada saya sebaiknya Anda tidak berkecil hati lalu gelisah dan ragu-ragu apakah reiki sudah menyatu dalam dirinya. Bagi orang yang tidak sensitif tidak segera merasakan sensivitas pada kedua telapak tangannya sebaiknya untuk latihan adalah menyalurkan reiki kepada diri sendiri lebih dulu. Yang perlu Anda perhatikan adalah adanya niat dalam hati atau diucapkan lewat mulut sebelum mengakses energi reiki. Selepas niat diucapkan Anda harus pasrah sepasrahnya atas kondisi ini. Jangan ngoyo..berusaha untuk….harus ini…harus itu…apa bisa… merasuki pikiran Anda. Sekali Anda berpikiran tadi maka secara tidak langsung apa yang Anda khawatirkan tadi akan direkam oleh alam bawah sadar dan akan diplaybackkan suatu saat sifat keragu-raguan tadi. Karena itu sebaiknya Anda pasrah dan biarkan energi reiki yang cerdas bekerja sesuai dengan hukum reiki sehingga out put dari keraguan tadi tidak ada dalam diri Anda.
Healing tatap muka kepada orang lain sebagai sarana praktek reiki untuk melatih kepekaan energi reiki.
Menjadi praktisi reiki pada awal setelah menerima attunement terkadang sering mengganjal dalam pikiran praktisi reiki itu sendiri bila melihat teman seangkatannya cepat bisa merasakan sensasi reiki. Artinya kepekaan teman tadi akan getaran reiki segera dapat dirasakan. Sebaliknya bagi rekan yang tidak sensitif akan mengalami keruntuhan percaya diri apabila memperoleh penjelasan bahwa rekannya yang lain begitu sensitif akan getaran energi reiki. Akhirnya banyak di antara mereka yang tidak sensitif berhenti menjadi praktisi reiki karena setelah menerima attunement tidak merasakan sensasi energi reiki selama praktek reiki.
Kekhawatiran Anda sahabat sehat dengan kundalini reiki pun sebenarnya pernah saya alami di tahun pertama belajar reiki tahun 2003. Ketika pertama kali saya menerima attunement tidak merasakan sensasi apa pun baik hawa panas, dingin atau pun sejuk. Bahkan tubuh saya pun diam mematung. Artinya getaran energi reiki selama proses atunement tidak dirasakan sama sekali. Setelah attunement selesai praktek self healing lebih menjengkelkan lagi sensasinya. Selama 21 hari berturut-turut praktek self healing terkadang hari ini sensasi reiki kuat. Di lain hari sensasi reiki melemah bahkan hilang sama sekali yang ditandai dengan tidak adanya rasa sama sekali ketika kedua telapak tangan menyentuh tubuh. Saya sedikit bertanya…apakah demikian adanya dalam praktek reiki? Jawaban saya peroleh dari teman seangkatan yang juga mengatakan tidak merasakan sama sekali sensasi reiki ketika praktek self healing. Lalu cara mengatasi perasaan tadi bagaimana? tanya saya kepada Senior Praktisi Reiki ketika tatap muka dalam bakti sosial penyembuhan masal sebelum acara Lokakarya Reiki digelar esok harinya.
Oleh senior praktisi reiki saya disarankan mulai belajar meditasi yang paling sederhana yaituMeditasi dalam Keheningan. Meditasi ini dilakukan untuk mengasah kepekaan akan getaran energi alam semesta yang ada di sekitar kita lalu meniatkannya untuk lebih mengaktipkan chakra utama tubuh setelah memperoleh attunement reiki. Saran lainnya adalah sering melakukan self healing kendatipun waktu 21 hari praktek self healing telah selesai. “Kalau Anda sudah bisa merasakan getaran reiki secara lambat tapi pasti lewat praktek self healing dan mendapatkan kebugaran dan kesehatan tubuh semakin meningkat, kenapa praktek self healing tidak dilanjutkan saja menjadi menu harian dalam praktek reiki?” demikian kira-kira jawaban yang diberikan Senior Master Reiki tempat saya belajar reiki.
Berbekal jawaban itu barulah saya merasa dicambuk untuk lebih serius mempraktekkan reiki. Tidak saya pikirkan lagi perihal sensasi reiki. Ada sensasi reiki atau tidak, saya terus praktek self healing dan juga mulai memberanikan diri healing tatap muka dan distance healing. Betul juga secara perlahan tapi pasti sensasi reiki mulai menghampiri saya setiap kali latihan self healing atau distance healing. Getaran energi pun semakin meningkat ketika sehat dengan reiki ikut attunement kundalini reiki jarak jauh lewat Majalah Nirmala yang menitikberatkan kepada kebangkitan kundalini. Seiring praktek reiki dan meditasi kundalini sebagaimana dianjurkan oleh Grand Master Ir. Yan Nurindra lewat ulasannya di Majalah Nirmala bahwa meditasi sangat dianjurkan setiap kali praktek reiki dan kundalini yang dalam pelatihan ini disingkat menjadi kundalini reiki. Dengan belajar meditasi maka chakra utama dalam tubuh energi akan semakin aktif untuk merespon getaran energi alam semesta. Dengan aktipnya kundalini maka getaran energi kundalini akan bersinergi dengan getaran energi reiki secara bersama-sama dan ini sangat baik untuk pembersihan tubuh dari energi negatife penyakit.
Sehubungan dengan pengalaman pribadi saya tadi perkenankan dalam kesempatan ini saya menekankan sekali lagi bahwa apabila Anda tidak pernah merasakan sensasi saat attunement atau pun paska attunement, attunement reiki tadi tetap berlangsung dengan baik. Kuncinya hanyalah kepekaan akan energi. Jadi jangan kaget kalau sekarang ini Anda merasa putus asa tidak merasakan sensasi reiki bukan mustahil di level berikutnya Anda tiba-tiba merasakan sensasi luar biasa sehingga sangat mengagetkan tubuh psikis. Ini memang diluar kendali saya dalam memberikan attunement. Pengalaman ini pun juga dialami oleh rekan seangkatan saya yang juga memberikan attunement kepada orang lain, terkadang murid-muridnya tidak merasakan sensasi apa-apa tetapi dalam praktek reiki keseharian sensasi ini akan muncul dengan sendirinya tanpa diundang. Semuanya berjalan otomatis tanpa kita merencanakannya.
Karena itu sekali lagi sehat dengan kundalini reiki tekankan sekali pun Anda tidak merasakan getaran energi saat praktek reiki atau pada saat attunement, tetaplah berlatih reiki. Kemampuan Anda tidak akan hilang sekali pun reiki suatu saat tidak dipraktekkan lagi. Yang perlu dicamkan adalah untuk melatih dan meningkatkan sensivitas seringlah melakukan meditasi, menyalurkan reiki ke orang lain atau self healing sekecil apa pun rasa sakit dalam diri orang itu. Anda juga dapat berlatih dengan memberikan energi reiki kepad hewan peliharaan Anda, misalnya burung perkutut, anjing, ayam, ikan hias dan sebagainya. Tanaman hias pun bisa Anda reiki setiap kali sedang menyiangi tanaman dengan memberikan pupuk kandang.
Tidak ada salahnya Anda pun bisa melatih membuat bola energi reiki dengan cara menghadapkan kedua telapak tangan saling berhadapan. Niatkan energi reiki mengalir dan membentuk bola padat yang semakin padat lalu beri affirmasi energi untuk perlindungan diri psikis Anda, kartu ATM agar tidak terdeteksi nomor PIN nya oleh alat skimer yang dipasang oleh orang yang tidak bertanggung jawab, perlindungan diri keluarga Anda saat dia bepergian diri tanpa kawalan Anda. Kunci dari pembuatan bola energi reiki adalah jangan lupa berdoa dulu kepada Sang Khalik agar berkenan memberikan perlindungan diri lewat metode reiki. Jadi sahabat sehat dengan kundalini reiki semua….jangan pernah putus asa dalam kasus tidak atau belum merasakan sensasi reki. Seandainya Anda peka…coba dengan rileks tatap tulisan postingan ini dari awal hingga terakhir. Akan terasa ada getaran halus mengalir kata demi kata yang terangkai dalam kalimat ini hingga paragraf akhir. Inilah progam energi reiki yang sehat dengan kundalini reiki pasang dalam postingan ini. Terus berlatih reiki nanti Anda akan mendapatkan jawaban sendiri atas masalah ini.
Dari berbagai sumber

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

6 Responses to MENGENAL ATTUNEMENT REIKI

  1. Assalamu ‘alaikum Master Heru, atas artikel yg bagus ini. Prihal Sensasi/ getaran energi kadang terasa sangat kuat namun pernah juga tdk terasa sama sekali. Hal ini memang menimbulkan tanda tanya bagi kami, tp dgn adanya share pengalaman di artikel ini segala keraguan dan tanda tanya itu terjawab sudah. Insya Allah pencerahan hni akan menjadi support bagi kami untuk lebih giat berlatih. Terima kasih Master semoga rahmat Tuhan senantiasa menyertai Master Heru sekeluarga, Amiin. Wassalamu alaikum wr wb.

  2. mhn maaf koreksi kesalahan kalimat, maksud kami “Mas Heru Terima kasih atas artikel
    yg bagus ini”.
    Prihal Sensasi/

  3. Wahyu Taqwa says:

    Wa’alaikum salam Wr Wb, nuhun gan, rajin berlatih ya 🙂

  4. guntur alif says:

    absen page dulu…

  5. Assalamu alaikum wr wb.
    Ngisi Absen sore aja he..he..

  6. Assalamu alaikum wr wb.
    Ngisi Absen sore menjelang malam aja he..he..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s