MISTERI KUNDALINI 2

ILMU NADI

Nadi ini digunakan aliran energi untuk bergerak keseluruh tubuh manusia, termasuk Kundalini. Dari sekian ratus ribu nadi, ada beberapa yang penting antara lain :
• Shusumna
• Ida
• Pinggala
• Gadhari
• Hastajibva
• Kuhu
• Saraswati
• Pusha
• Sankhini
• Payaswini
• Varuni
• Alambusha
• Vishvodhara
• Yasasvini

NADI secara umum awam akan mengartikan nadis adalah nadi dalam artian fisik (urat arteri seperti yang ada dipergelangan tangan kanan dan kiri kita). Dalam tradisi Yoga Kundalini, Nadi (Sanskrit) berarti gerak [jalur geraknya energi]. Nadi-nadi inilah yang menjadi penghubung satu chakra dengan chakra lainnya. Chakra-chakra terstimulasi dan teraktifkan oleh energi yang masuk melalui jalur-jalur energi ini. Jadi pengertian Nadis disini adalah Nadi Eterik yang bekerja ditubuh eterik (pranamaya kosha). Nadi ini-lah yang menjadi tempat ‘jalan’-nya energy agar dapat disebarkan keseluruh bagian tubuh baik tubuh fisik maupun tubuh non-fisik.

Secara umum, bentuk daripada Nadi adalah seperti 3 lapis tabung. Lapisan terluar disebut dengan NADI, lapisan kedua disebut dengan DAMANI, sedangkan lapisan paling dalam disebut dengan SIRA. Sifat Nadi ini elastis dan bentuknya seperti benang-benang bercahaya. Jumlah Nadi secara keseluruhan adalah sekitar 35.000.000, dari jumlah itu terdapat 72.000 – 350.000 nadi penting yang tersebar diseluruh lapisan tubuh manusia, oleh karenanya Nadi juga bisa dikatakan sebagai penghubung tubuh fisik dan tubuh eterik manusia. Bayangkan betapa rumitnya susunan sistematika tubuh manusia bagaikan susunan alam semesta, oleh karenanya tidak aneh jika dikatakan bahwa manusia adalah alam kecil (jagad cilik/mikrokosmos) dan alam semesta adalah alam besar (jagad agung/makrokosmos).
Bagaikan sebuah ranting pohon, Nadi mempunyai sumber/akar, sumber semua Nadi tersebut disebut KANDA. Kanda terletak diatas Chakra Muladhara (Chakra Dasar) yang terletak diantara anus dan akar kemaluan (9 jari diatas Muladhara Chakra). Akar/permulaan nadi ini disebut juga sebagai KandaMula yang berbentuk seperti telur burung berwarna putih dan mempunyai banyak titik-titik, dari titik-titik inilah Nadis memanjang dan menyebar keseluruh bagian tubuh.

Ketika energi Kundalini mulai naik, ia akan memasuki pintu masuk daripada Sushumna. Pintu masuk ini disebut juga Brahmadwara yang berarti Pintu/Gerbang menuju Brahman. Kundalini harus melalui pintu ini untuk selanjutnya meneruskan perjalanannya ke Sahasrara Chakra (chakra mahkota).

Wah-wah, pemain Kundalini memang seyogyanya terbiasa dengan istilah-istilah Sanskrit seperti ini ya agar kita lebih mengenal sistem Kundalini dengan baik, tidak hanya membahas sensasi energi terus hehehe..

Ok, Dari sekian banyak Nadi seperti yang telah saya utarakan diatas, ada nadi-nadi yang dianggap penting yaitu: Sushumna, Ida, Pinggala, Gandhari, Hastajiva, Kuhu, Sarasvati, Pusha, Sankhini, Payasvini, Varuni, Alambusha, Vishvodhara, Yashavini

Ok, kita bahas satu persatu yuks!

Sushumna
Sushumna merupakan jalur energi paling besar dan utama (dalam keadaan normal, nadi ini berukuran 1/1000 dari ukuran sehelai rambut manusia), bermula dari Kandasthana memanjang ditengah-tengah tubuh sejalur dengan tulang belakang, berbentuk vertical sampai Sahasrara Chakra (chakra mahkota). Jadi ini merupakan salah satu alasan pentingnya untuk membuat punggung tetap tegak lurus ketika kita bermeditasi atau duduk dalam meditasi karena cara alami energi mengalir adalah melalui saluran tersebut, yang memiliki pengaruh terhadap pikiran kita untuk mempertahankan kesegaran dan subjektifitas.

Nadi Sushumna ini dikenal juga dengan nama: Brahmarandhra, Mahapatha, Madhyamarga, Smasana, Sambhavi, Padavi, Shaktimarga, Surya & Agnimarga.

Jika kita lihat struktur Nadi Sushumna, akan terlihat seperti 4 lapis tabung:

Lapisan terluar disebut Sushumna Nadi; Tugas Nadi Sushumna adalah sebagai pelindung nadi-nadi penting didalamnya (karena nadi ini adalah lapisan terluar) akan geraknya energi dalam tubuh.
Lapisan terdalam disebut Brahma Nadi
Lapisan kedua disebut Vajra Nadi; Tugas Vajra Nadi adalah membantu mengontrol pembagian energi keseluruh tubuh agar selalu proporsional. Pada saat tubuh dalam keadaan kurang energi/membutuhkan energi yang besar, Nadi Vajra akan mengumpulkan energi dari seluruh tubuh dan menyalurkannya ke kelenjar adrenalin untuk menstimulasi energi lebih besar. Vajra Nadi berukuran 1/10.000 ukuran sehelai rambut manusia
Lapisan ketiga disebut Chitrini Nadi; Nadi Chitrini adalah nadi spiritual, dimana hanya dapat dilihat oleh mereka yang telah bersih hati dan fikirannya. Ukurannya 1/100.000 ukuran sehelai rambut manusia. Nadi ini hanya akan aktif jika seseorang sudah dapat membersihkan dirinya secara fisik, mental, emosional dan spiritual. Pada saat nadi ini aktif, akan terlihat tanda-tanda sebagai berikut:
– Wajah seseorang itu menjadi bersinar

– Aura seseorang itu menjadi sangat kuat dan bersifat seperti magnet, menarik bagi orang lain

– Terlepas dari ikatan-ikatan duniawi

– Tidak mudah sakit

– Dapat mengontrol jalannya semua nadi tubuh dan selalu terjaga dalam jalan spiritual

Masing-masing Vajra Nadi dan Chitra Nadi berhubungan erat dengan dua lapis tubuh eterik manusia yang disebut dengan Manomaya Kosha dan Vijnanmaya Kosha. Sedangkan Brahma Nadi yang merupakan nadi terhalus erat kaitannya dengan Anandamaya Kosha yang merupakan bagian tubuh terhalus.

Seluruh vibrasi energikal alam semesta secara simultan mempengaruhi subtle system dari tubuh eterik kita, yang pada gilirannya akan mempengaruhi tubuh fisik kita. Segala macam vibrasi yang bergerak di lingkungan kita akan mengakibatkan ‘ikatan karma’ pada diri kita. System ini akan mempengaruhi system prana nadis dan chakra secara keseluruhan. Semua informasi-informasi ikatan karma tadi semuanya tersimpan pada Sushumna Nadi kita dalam bentuk Shusmasarir (minuscule etheric body).

Ida
Nadi Ida terbentuk memanjang dari testikel kanan sampai Chakra Ajna. Nadi Ida berhubungan dengan masa lalu, emosi, keinginan, gudang semua ingatan-kebiasaan-kondisional manusia. Nadi Ida juga berperan dalam mengontrol temperatur suhu tubuh kita, bagaikan air sungai yang mengalir di padang pasir, membuat daerah yang dilewatinya menjadi lebih sejuk. Nadi ini juga berperan dalam hal mengontrol tekanan darah seseorang. Karena Karakteristik nadi ini bersifat pasif/dingin yang merupakan simbolisme dari perempuan/bulan, Nadi ini juga biasa disebut dengan istilah: Sasi, Lalana, Chandrahara, Sheetla, tetapi istilah yang sering digunakan adalah Ida Nadi / Chandra Nadi

Pinggala
Nadi Pinggala terbentuk memanjang dari testikel kiri sampai Chakra Ajna. Nadi Pinggala berhubungan dengan perencanaan dan tindakan, aktifitas mental dan fisik. Nadi Pinggala juga berperan dalam mengontrol temperatur suhu tubuh kita, mengimbangi kekuatan dingin Ida, Pinggala bersifat panas. Seperti juga Ida Nadi, nadi ini juga berperan dalam hal mengontrol tekanan darah seseorang. Karena karakteristik nadi ini bersifat aktif/panas yang merupakan simbolisme dari pria/matahari, Nadi ini juga biasa disebut dengan istilah: Mihira, Rasana, Devayana, Baskara atau Rudra Rupa.

Nah, ketiga nadi yang telah dipaparkan tadi (Sushumna, Ida dan Pinggala) saling bertemu di Muladhara Chakra dan Ajna Chakra olehkarenanya titik temu tersebut masing-masing disebut dengan Mukta Triveni dan Yukta Triveni. Sedangkan, Ida dan Pinggala bertemu juga di 6 titik sepanjang jalur Sushumna, yaitu titik dimana chakra mayor berada, dimulai dari chakra muladhara sampai chakra sahasrara

Menurut paparan para Yogi yang tertulis dalam berbagai naskah kuno Kundalini Yoga, disebutkan bahwa ketika ajal menjemput, Nadi Vajra-Nadi Brahma-Nadi Chitrini yang terdapat disepanjang jalur Sushumna akan ikut keluar seiring dengan lepasnya ruh dan dicabutnya nyawa dari tubuh fisik manusia.

3 Nadi yang tersebut adalah Nadi yang sangat penting peranannya dalam kehidupan manusia. 3 Nadi ini berhubungan dengan jalan nafas seseorang selama hidupnya. Coba kita rasakan terkadang lobang hidung yang kanan lebih kuat dalam menarik dan menghembuskan nafas, terkadang lobang hidung yang kiri yang lebih kuat, terkadang juga kedua-duanya seimbang.

Nah, nafas kanan-kiri-tengah ini berhubungan juga dengan kinerja otak kanan dan kiri kita. Para Yogi di India telah menemukan rahasia jalan nafas ini, mereka sebut ilmunya Svara Yoga.

Svara Yoga merupakan sebuah ilmu kuno yang mempelajari rahasia nafas melalui lubang hidung yang berkaitan erat dengan pengaruh fase bulan, waktu dan arah.

Dengan mempelajari Svara Yoga saja, seseorang dapat mengetahui sebagian rahasia-rahasia alam semesta, sehingga ia dapat memanipulasi penciptaan dan membentuk hal yang diinginkannya seperti mencari waktu yang terbaik untuk memulai sesuatu baik itu urusan duniawi (finansial, pekerjaan, bisnis, meeting, tender, dll) maupun urusan spiritual (meditasi, membaca mantra atau ayat-ayat suci, dll) agar mendapat kemenangan serta kesuksesan yang menguntungkan, memprediksi kematian, memperbesar kemungkinan memiliki keturunan yang baik, dll.

Praktisi Svara Yoga dapat mengetahui tanda-tanda pergerakan energy tertentu sehingga ia dapat mengikuti atau menghindar dari pola energy tersebut. Contohnya seorang praktisi Svara Yoga akan memperhatikan fase bulan dan memeriksa lubang hidung mana yang lebih dominan aktif sebelum ia turun dari tempat tidurnya. Jika lobang hidung yang kanan yang lebih aktif, maka kaki kanannya yang sebaiknya menginjak bumi terlebih dahulu, begitupun jika lubang hidung kiri yang lebih aktif sebaiknya kaki kiri dahulu yang pertama kali menginjak bumi. Teknik simpel ini akan dapat memperkuat kemampuan praktisi meraih segala energy kesuksesan pada hari itu, langkah kaki yang tepat di waktu yang tepat akan semakin membuka energy kesuksesan dan memperbesar daya kita untuk menarik energy tersebut ke diri sendiri.

Berikut ini merupakan salah satu teknik dasar untuk membersihkan dan menyeimbangkan nadi ida dan pinggala kita.

Duduk posisi standar meditasi, punggung tegak tetapi tidak kaku, pejamkan mata dan tekuk ke atas sampai menyentuh langit-langit mulut
Tempelkan ujung jari telunjuk dan ujung jari tenah ke atas pertemuan dua alis
Tutup lubang hidung kanan dengan menekannya menggunakan ujung ibu jari lalu tarik nafas melalui lubang hidung kiri
Tutup lubang hidung kiri dengan menekan bagian luar lubang hidung kiri menggunakan ujung jari manis. Lepaskan tekanan ibu jari pada lubang hidung kanan, lalu hembuskan nafas dari lubang hidung kanan
Tarik nafas perlahan melalui lubang hidung kanan
Tutup lubang hidung kanan dengan menekannya menggunakan ujung ibu jari lalu hembuskan nafas melalui lubang hidung kiri
Lepaskan tekanan pada kedua lubang hidung (jangan ditutup) dan tarik nafas dengan kedua lubang hidung secara bersamaan
Lakukan teknik tersebut HANYA pada malam hari. Jika kita ingin melakukannya pada siang hari, lakukan teknik diatas dengan mulai dari menutup lubang hidung kiri, dan menarik napas dari lubang kanan (dibalik).
Untuk melakukan teknik ini sebaiknya dibimbing oleh instruktur yang kompeten.

Nah dari ke 14 nadi tersebut yang paling utama adalah Shusumma, Ida dan Pinggala, ketiganya saling berkaitan dan ada hubungan nya dengan kundalini ketika nanti bangkit.

Sumber kesemua Nadi nadi tersebut disebut Kanda, letaknya antara lubang anus dan akar kemaluan

Jalur Ida (left sympathetic) berhubungan dengan masa lalu, emosi, keinginan, terminal super ego (gudang semua ingatan, kebiasan dan kondisonal manusia).
Jalur Pinggala (right sympathetic) berhubungan dengan perencanaan dan tindakan, aktifitas mental dan fisikal serta terminal ego
Jalur Sushumna (para sympathetic) sebagai channel kesadaran jiwa, penopang system pertumbuhan fisik.
Jalur Ida dan Pinggala merupakan suatu sistem peredaran energi yang saling berinteraksi dan saling bersinggungan dengan posisi aktif melingkari/mengelilingi ruas tulang belakang sebagai jalur YIN-YANG sepanjang jalur Sushumna.

Jalur Ida merupakan jalur kekuatan pasif/negatif/perempuan/bulan/Yoni/Yang/”Tha”

Jalur Pinggala merupakan jalur kekuatan aktif/positif/pria/matahari/Lingga/Yin/”Ha”

Sushumna merupakan jalur gabungan antara kedua jalur tersebut. Dan berfungsi sebagai jalur utama energi.

Pusat dari segala nadi manusia adalah Nadi Sushumna. 7 chakra pada tubuh manusia akan terstimulasi secara runut dan berhubungan langsung dengan keberadaan jalur Ida-Pinggala dan Sushumna. Jalur Ida dan Pingala adalah manifestasi pembentuk lintasan energy tubuh yang bersinggungan dengan tulang belakang (YIN-YANG) yang selanjutnya akan membentuk jalur Sushumna secara keseluruhan

Melalui jalur Sushumna inilah Kundalini naik sampai ke Chakra Mahkota/ubun-ubun/fontanelle bone area/brahmarandhra/brahmanadi. Pada saat kundalini mencapai titik tersebut maka realisasi diri atau self-realization atau nirvikalpa samadhi (baptism/syahadat/inisiasi tertinggi umat Allah terjadi!)
(Bersambung)

Sumber: Yudha Mandala Eka Putra dan dari berbagai Sumber

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

3 Responses to MISTERI KUNDALINI 2

  1. guntur alif says:

    absen pagi gan..

  2. pengen tau says:

    assalamu ‘alaikum
    salam hormat
    pak heru, sy minta no hp nya ya
    ada yg mau sy tanyakan
    atau bpk sms ke no sy
    083898892204
    mksh

  3. Wahyu taqwa says:

    @ pengen tau : ini siapakah? peserta gel 1?
    hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s